Postingan

Hari yang Memilukan

Rabu, 15 September 2021 [20:42 WITA] Ruang rawat inap RS Ari Canti. Tak akan pernah ku lupakan subuh Selasa, 14 September 2021. Hari itu jam 3 pagi diawali dengan ketakutan terbesarku. Bapak bangun dengan keadaan kesakitan. Mamak panik, adikku juga panik, di gedor pintu ku, aku linglung. Kejadiannya begitu cepat tapi terus terekam dikepala. Dibantu tetangga. Bapak dibawa ke UGD dan dibawa ke ICU. Subuh hari aku berdoa keras. Bapak kelihatan sakit, tiada angin tiada hujan tiba tiba kesakitan. Seperti tidak percaya. Pikiran-pikiran dan emosi bercampur aduk tidak karuan. Syukurnya masa kritis telah terlewati. Bapak merasa mendingan dan tensi kembali normal, detak jantung lemah tapi bapak bisa sedikit tersenyum. Syukurlah Astungkara Puji Tuhan. Terimakasih Tuhan. Terimakasih Tuhan. Terimakasih Tuhan. Terimakasih Tuhan. Terimakasih Bapak. Bapak berangsur membaik. Bapak tidak kesakitan lagi. Bapak ketawa lagi, makan lahap lagi, bapak becanda lagi. Bapak adalah segalanya bagiku. selamanya aka...

Menjadi Aku yang... olehmu.

Gambar
Hari ini kita membicarakan banyak sekali hal, dan aku mensyukuri itu. Beberapa pembicaraan tentang kita membuat ku menyadari sisi lain dirimu. Sosok diri yang selalu kamu bawa di hadapan orang lain ternyata tidak berlaku kepadaku. Perasaanku campur aduk, antara senang, tersanjung, bangga, kemudian sedih dan termotivasi. Katamu kamu memiliki sisi mu yang berbeda, sisi yang hanya kamu rasakan saat bersamaku. Selain perasaan sayang dan kasih. Ada perasaan saat cemas dan kurang percaya diri menjadikan ku milikmu. Hah?! apa aku ngga salah dengar? sebagian otakku berproses sambil diam saat kalimat lain meluncur dari lidahmu. "Ngga ada yang jamin kamu akan selalu memilihku" padahal disaat yang sama aku dalam hati berkata "Tidak ada juga yang jamin kamu akan selalu memilihku". Yang aku pahami dari pembicaraan kita adalah rasanya penting dalam hubungan memiliki secuil  perasaan ini. Disaat bersamaan : aku yakin akan perasaan ku mencintaimu! tapi di saat itu juga aku ragu aka...

TO BE MATTER.

Gambar
It's about life and all the things that matter Life it self is a blessing and also a curse I believe the reason GOD give me another chance to live is to pay my debt How my life's gonna be? I don't know  I wonder too I'm grateful, so so very grateful As me living right now, there is so much joy GOD I'm so sorry, for my mistakes For my sins For my greed As I want my soul to be pure again I'll keep trying To be matter. -21 June 2021-

MENANGIS TANPA ALASAN (sebuah puisi)

Gambar
cerita kali ini ku alami baru kemarin malam ketika menerima telfon darinya dan kita bicara masa depan indah dan tersenyum penuh harapan pada awalnya kemudian tiba tiba aku menangis menangis merengek tanpa alasan kemudian ku terisak terisak hingga sesenggukan dia heran aku juga sama heran nya dia bertanya? bisa kah kamu jelaskan kenapa menangis sayang? sambil sesenggukan ku gelengkan kepala,  dalam hati aku juga heran, kenapa menangis?  sedih kah? senang kah? takut kah? marah?  aku hanya ingin menangis dia sabar menunggu ku berhenti menangis sampai ku sadari hari ini tanggal 28 akhir bulan yang merupakan jadwal HAID ku yang akan datang aku mulai meringis sambil masih menangis ku jawab, ini pasti karna PMS dan benar saja hari ini adalah hari dimana HAID ku datang.

di.na.mi.ka

Gambar
  di.na.mi.ka (kata benda)  berhubungan dengan benda yang bergerak dan tenaga yang menggerakkan. Arti lainnya dari dinamika adalah gerak (dari dalam). Dinamika Kelompok: Gerak atau kekuatan yang dimiliki sekumpulan orang dalam masyarakat yang dapat menimbulkan perubahan dalam tata hidup masyarakat yang bersangkutan. Dinamika Sosial: Gerak masyarakat secara terus-menerus yang menimbulkan perubahan dalam tata hidup masyarakat yang bersangkutan. (Sumber: lektur.id) Demikian aku simpulkan Dinamika Keluarga adalah Gerak dari dalam yang menimbulkan perubahan tata hidup keluarga yang bersangkutan. Hal ini menjadi sebuah keresahan bagiku belakangan ini. Tentang dinamika keluarga. Tentang jenis dinamika yang dimiliki tiap keluarga sehingga mampu menyebabkan perubahan-perubahan di dalam suatu keluarga dari waktu ke waktu. Keluarga, keluargaku memiliki dinamika nya tersendiri. Tentang siapa yang menggerakkan apa dan bagaimana gerakan tersebut membentuk dinamika keluarga kami...

BAGAI BERLIAN

Gambar
  Setiap orang punya 'bagai' nya masing-masing Ada yang 'bagai' Matahari, cerah menyinari dimanapun dia berada Ada yang 'bagai' Pilar, kokoh, kuat dan stabil menjaga fondasi rumah Ada juga yang 'bagai' Air mengalir mengikuti arus sungai. Terpikir olehku tentang 'kamu' Kamu yang 'bagai' Berlian. Tenang dalam gelap menunggu ditemukan. Tidak bersinar tapi berkilauan jika disinari.  Semakin indah ketika ditempa di bentuk sedemikian rupa. Akankah aku 'bagai' sinar mu yang menyinari? Akankah aku palu yang menempa dirimu? Atau kah aku bingkai pehiasasn tempatmu bersandar selamanya? ataukah aku tanahmu yang kamu tinggalkan? siapa aku bagimu? berlian? Dina, Cikoko 2021

I WAS TAUGHT I'M READY

Ketika kata siap beberapa kali aku mantapkan dalam diri, 'okey dina kamu siap menghadapi apapun itu, kamu pasti bisa'.  Semua itu terasa mudah dikatakan di awal perjalanan, yakin bisa saat belum melihat rintangan yang sebenarnya. 'SHIT I F*CKING KNEW IT'S GONNA BE HARD' pikiran, hati dan fisik ku terkuras, lelah rasanya, padahal perjalanan masih jauh.  Langkah mana yang akan kamu ambil? putar balik saat garis START masih terlihat? atau maju terus walau tertatih? mana garis finishnya? Minat disini diperlukan. Seminat/seniat/sebergairah apa kamu untuk meraih ujung perjalanan ini? seindah itukah garis finish dalam bayanganmu? seyakin itulah kamu? Kata orang yang penting itu prosesnya bukan hasil nya. Apabila prosesnya sudah dirasa tidak lagi menjanjikan kenapa kamu yakin kedepan akan lebih baik? Kadang tidak ada opsi putar balik. Atau berganti arah? Pikiran ku bergejolak tapi aku selalu kembali kepada AKU. aku dan diri ini yang menjalani nya, makanya aku tanyakan kepad...